### Sinopsis Singkat Di bawah langit senja yang mulai berwarna jingga, sebuah bus berwarna biru tua melaju perlahan di jalan beraspal yang mulai retak. Bus itu dipenuhi oleh penumpang yang sebagian besar tenggelam dalam pikiran masing-masing. Di antara penumpang itu, seorang pria berusia awal tiga puluhan duduk dekat jendela, memandang keluar dengan tatapan yang penuh haru dan rindu. Ia bernama Ardi, manajer proyek di Jakarta yang baru saja mengambil cuti untuk kembali ke kampung halamannya, Desa Sukamaju. Setelah memutuskan untuk berjalan-jalan keliling desa, Ardi mengenakan kaos polo berwarna abu-abu, celana jeans, dan sepatu olahraga yang nyaman. Ketika berjalan menyusuri jalan setapak yang dipenuhi pepohonan rindang, kenangan masa kecilnya mulai bermunculan. Terdengar suara teriakan, dan Ardi berbalik untuk menyambut teman lamanya, Beni. Mereka bertukar cerita tentang kisah hidup masing-masing, mulai dari pekerjaan di Jakarta hingga kabar terbaru dari desa. Akhirnya, mereka mampir ke warung kopi Pak Haris, tempat kenangan masa kecil mereka kembali membara. Malam itu, Ardi menghabiskan waktu bersama keluarganya. Mereka bercerita tentang kehidupan di Jakarta hingga kabar terbaru dari desa. Suasana haru dan bahagia menyelimuti malam itu, mengingatkan Ardi bahwa tidak ada tempat seperti rumah. Bagian berikutnya dari perjalanan Ardi mencakup menjalin kembali tali silaturahmi, menjadi bagian dari komunitas, menghadapi tantangan dan hambatan, menemukan peluang dan tantangan baru, serta menentukan pilihan besar yang menentukan arah hidupnya di masa depan. Ardi, yang telah terlalu lama absen, akhirnya kembali ke desa dan menemukan kembali kehangatan rumah yang selalu menjadi rumah.
Ardi seorang manajer proyek di Jakarta kembali ke kampung halamannya di Desa Sukamaju setelah lima tahun Dia merindukan suasana rumah dan memutuskan untuk membantu mengembangkan desa dengan teknologi pertanian modern Meski awalnya menghadapi skeptisisme dari para petani Ardi berhasil mengatasi tantangan tersebut Dia juga membantu mengembangkan pendidikan dan UMKM di desa Setelah mempertimbangkan tanggung jawabnya di Jakarta Ardi memilih menetap di desa menjadikan Sukamaju sebagai tempat tinggal dan kontribusinya yang berarti
| Jumlah Halaman | 51 |
|---|---|
| Kategori | Novel |
| Penerbit | Victory Pustaka Media |
| Tahun Terbit | 2025 |
| ISBN | noisbn |
| eISBN | 978-623-443-696-9 |