Logo Bacabuku
Perjalanan ke Suku Rumput

Perjalanan ke Suku Rumput

Sardi Duryatmo
Ebook

Deskripsi ebook

Perjalanan Ke Suku Rumput Penulis: Sardi Duryatmo Penyunting: Rosy Nur Apriyanti Cover: Tim Artistik Trubus Foto-foto: Dok. Trubus Ilustrasi: Dok. Trubus Penerbit: PT Trubus Swadaya Alamat Penerbit: Jl. Kapitan I No. 1A Sukatani, Tapos, Depok - 16454 Telepon: (021) 874 2220 Faks: (021) 874 3727 E-mail: redaksi@trubus-online.co.id Homepage: www.trubus-online.co.id Hak Cipta: Dilindungi Undang-Undang --- Sinopsis: Buku ini menggali kehidupan suku Dayak Wehea yang masih bercocok tanam meski di ladang berpindah, namun belum mengenal pupuk. Masyarakat suku Dayak Wehea ini berada dalam perjalan transisi dari tradisional menuju modern, tetapi masih menjaga adat dan budaya. Desa Nehas Liah Bing, yang lebih dikenal dengan nama Sla Bing, merupakan salah satu desa yang menunjukkan ciri khas masyarakat suku Dayak Wehea. Di desa ini, hutan masih menjadi sumber utama kehidupan mereka, dan perbuatan yang melanggar adat, seperti tumpahan pohon meranti, akan dihukum dengan denda. Kehidupan suku Dayak Wehea juga dipengaruhi oleh sejarah peperangan dengan suku Dayak lainnya, yang membuat mereka menetap di tepi Sungai Wehea. Suku Wehea dikelompokkan dalam empat kasta: hepui (bangsawan), medang (ksatria), peng in (rakyat jelata), dan psap (budak). Status sosial ini tercermin dalam pakaian adat yang dikenakan selama upacara adat, namun sistem kasta ini telah mulai luntur. Perjalanan Ke Suku Rumput menggambarkan betapa pentingnya hutan bagi masyarakat suku Dayak Wehea dan bagaimana mereka menjaga adat dan budaya mereka meski menghadapi perubahan zaman. Buku ini mengajak pembaca untuk lebih mengenal dan menghargai keberagaman budaya di Indonesia, khususnya di Kalimantan. --- ISBN Elektris: Kata Pengantar: Wehea berarti rumput, sejenis rumput gajah, tinggi 40—50 cm. Ketika embos min atau upacara bersih desa, rumput-rumput wehea diikat menyerupai tombak sebagai perlengkapan ritual. Nenek moyang suku Dayak Wehea berasal dari Yuran Tiongkok Selatan yang hijrah dan menetap di Apokayan. Karena peperangan sesama suku Dayak, mereka menyingkir ke Long Mesag Teng.

Sinopsis ebook

Wehea berarti rumput sejenis rumput gajah tinggi 40 mdash 50 cm Ketika embos min atau upacara bersih desa rumputrumput wehea diikat menyerupai tombak sebagai perlengkapan ritual Di desa itu mereka beranak pinak Nenek moyang suku Dayak Wehea berasal dari Yuran Tiongkok Selatan yang hijrah dan menetap di Apokayan Namun karena peperangan sesama suku Dayak mereka menyingkir ke Long Mesag Teng Kehidupan suku Wehea menarik untuk diikuti Pembaca bisa mendapatkan informasi menarik seputar suku Dayak Wehea itu dalam buku ini

Detail Buku

Jumlah Halaman 23
Kategori Studi dan Pengajaran
Penerbit Trubus Swadaya
Tahun Terbit 2020
ISBN noisbn
eISBN 978-623-280-348-0
Perjalanan ke Suku Rumput

Perjalanan ke Suku Rumput

Sardi Duryatmo