### Sinopsis Singkat Buku ini menggambarkan sejarah dan pembangunan Masjid Istiqlal, termasuk konteks historisnya dan peran penting Presiden Sukarno dalam proses pembangunan. Selain itu, buku ini juga membahas tentang gerakan literasi di Indonesia, mulai dari upaya pemerintah dan tokoh-tokoh terkait seperti Menteri Pendidikan Nasional RI dan Najwa Shihab, hingga program-program literasi di berbagai daerah seperti Yogyakarta dan Bandung. Buku ini juga menyentuh isu literasi di era digital, dengan fokus pada tren perpindahan media bacaan dari tercetak ke digital, serta penggunaan smartphone sebagai media utama untuk akses bacaan. Selain itu, buku ini menjelaskan tentang undang-undang hak cipta yang berlaku di Indonesia, termasuk pidana-pidana yang berlaku untuk pelanggaran hak ekonomi pencipta.
JULI 1955 Presiden Sukarno menutup pengantarnya untuk buku Sedjarah Mesjid yang disusun H Abdoebakar dengan sebuah pertanyaan ldquo Kapan mesjid Istiqlal terlaksana rdquo Hampir seperempat abad kemudian pekan lalu kepala negara yang menggantikannya Presiden Soeharto seolah olah menjawab 22 Pebruari 1978 Di hari itu ia meresmikan penggunaan mesjid besar yang bisa menampung 100 000 orang itu Sebenarnya mesjid itu belum sepenuhnya selesai Arsiteknya F Silaban kini 67 tahun yang ketika mulai membagun Istiqlal masih berumur di bawah 50 tahun juga belum tahu kapan mesjid secara final selesai
| Jumlah Halaman | 51 |
|---|---|
| Kategori | Agama |
| Penerbit | Tempo Publishing |
| Tahun Terbit | 2022 |
| ISBN | noisbn |
| eISBN | 978-623-05-3188-0 |