### Sinopsis Singkat Buku "Naik Kasta dengan Pena" oleh Ghulam Rifa’I, Salma Hanifunisa, Callysta Sasikirana, Lois Jocelin Astagina, Nurul Azkiya Tri Kusuma Dewi, Ghaidha Eizany Jazleen Mazaya, Oktavia Surya Mustika, Binar Abiyyatu Sakina, Citra Aurelly, Hardiyanti Aulia Safitri, Kanza Niswatun Naziyah, dan Irdina Khoirunnisa adalah upaya untuk meningkatkan kualitas bahasa dan komunikasi generasi muda. Masyarakat modern yang terlalu kaya dengan data dan angka sering kali mengabaikan seni bahasa yang kaya. Buku ini hadir sebagai reaksi terhadap kekurangan dalam tutur bahasa di Pondok Pesantren Al Madinah, di mana guru dan santri sering kali terlalu jumawa. Melalui puisi dan syair, penulis berharap dapat memecah keambiguan bahasa dan membawa kembali semangat penulisan yang lebih dalam. Sejarah memberikan contoh bagaimana para ulama dulu menulis kitab sebagai hadiah umur 17, yang diharapkan bisa kembali menjadi nilai-nilai yang dihargai. Dengan buku ini, penulis berharap dapat mengajak generasi muda untuk naik kasta dalam berbahasa, tidak hanya dengan data dan angka, tetapi juga dengan rasa. --- Sinopsis singkat ini mencerminkan tujuan dan isi utama buku "Naik Kasta dengan Pena" sambil mempertahankan konteks dan pesan yang disampaikan oleh penulis.
Ada ungkapan dari salah satu penyair kenamaan di tanah air kita tercinta yang cukup unik dan menggelitik tentang puisi Beliau berujar bahwa lewat puisi aku akan selalu merasa tersesat walau berada di jalan yang benar karena yang susah bila merasa benar walau berada di jalan yang sesat Dari ungkapan di atas itulah mengapa buku ini kita hadirkan kita kemas dan kita suguhkan kepada khalayak pembaca Penulis penulis puisi dalam buku antologi ini ingin sekali selalu bercermin dengan kaca aksara mengukur diri dengan panjang atau pendek kata katanya sendiri dapat ditepati dan menimbang logika dengan rasa Buku ini diberi judul Naik Kasta Dengan Pena bukan tanpa filosofi yang melatarbelakangi Sejarah memberikan goresan tinta emasnya untuk kita betapa kasta para pendahulu sangatlah tinggi Betapa tidak lihatlah ada ulama yang menulis buku untuk hadiah putranya ketika ia memasuki usia pubertas hari ini apa hadiahnya Ya HP baru motor atau mobil baru dan lainnya turun kasta memang Maka melalui buku ini penulis penulis mengajak untuk meneladani para pendahulu agar kita semua naik kasta
| Jumlah Halaman | 82 |
|---|---|
| Kategori | Novel |
| Penerbit | Penerbit Adab |
| Tahun Terbit | 2024 |
| ISBN | Proses |
| eISBN | Proses |