Logo Bacabuku
Menolak Timoho Punah

Menolak Timoho Punah

Riefza Vebriansyah
Ebook

Deskripsi ebook

### Sinopsis Singkat Buku ini mengupas tuntas tentang pohon timoho, tanaman khas Daerah Istimewa Yogyakarta yang memiliki nilai sejarah dan budaya tinggi. Timoho memiliki urat kayu yang unik, berwarna kuning pucat dengan urat hitam tidak merata, yang membuat kayu ini berharga sebagai bahan warangka atau sarung keris. Lukman Hakim dari Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (BBPPBPTH) Yogyakarta menjelaskan filosofi dan keunikan pohon timoho, yang erat kaitannya dengan sejarah dan budaya masyarakat setempat. Berkat upaya penanaman dan pelestarian oleh Agus Suryono, seorang empu di Kotagede, Yogyakarta, timoho terus lestari. Agus membibitkan anakan timoho setiap musim hujan dan memindahkannya ke polibag. Ia juga membagikan bibit timoho kepada masyarakat, termasuk pengunjung bengkel keris miliknya, Rumah Keris. Penelitian Lukman dan tim melibatkan kumpulan dan perbanyakan timoho secara vegetatif dan generatif sejak 2018. Upaya ini berusaha mengamankan populasi timoho yang semakin menipis, dengan melibatkan berbagai pihak termasuk pemerintah dan akademisi. Kekayaan nama timoho dalam berbagai bahasa daerah, seperti katimahar di Ambon, ki-nar di Sumba, dan mangar di Lampung, menunjukkan betapa luas pengakuan terhadap tanaman ini. Buku ini menjadi panduan untuk memahami timoho dari berbagai aspek, termasuk sejarah, budaya, dan ilmu pengetahuan. --- Sinopsis di atas disusun berdasarkan konteks yang diberikan, mencakup aspek-aspek penting tentang timoho, sejarah, penanaman, dan pelestariannya.

Sinopsis ebook

Pohon timoho boleh jadi asing di telinga masyarakat awam Namun bagi warga Yogyakarta timoho erat dengan sejarah dan budaya Kayu timoho ringan dan lunak sehingga cocok dijadikan warangka keris Warangka merupakan salah satu busana kelengkapan keris yang berfungsi sebagai tempat menyimpan nbsp Sejatinya persebaran timoho relatif luas di Indonesia Tidak hanya di Yogyakarta Masyarakat Ambon menyebut timoho sebagai katimahar dan kinar Mangar sebutan timoho dalam masyarakat Lampung Sementara warga Sumba menyebut timoho sebagai nundang Pembaca bisa menyimak lebih lanjut seputar pohon timoho dalam buku ini nbsp p

Detail Buku

Jumlah Halaman 20
Kategori Sejarah
Penerbit Trubus Swadaya
Tahun Terbit 2021
ISBN -
eISBN 978-623-280-782-2
Menolak Timoho Punah

Menolak Timoho Punah

Riefza Vebriansyah