Buku ini menghadirkan perspektif baru dalam pembelajaran matematika dengan mengaitkan konsep rasio skala proporsi dan laju perubahan dengan kearifan lokal masyarakat di Singosari Poncokusumo dan Turen Matematika tidak lagi dipandang sekedar kumpulan rumus abstrak melainkan sebagai ilmu yang hadir dalam kehidupan sehari hari mulai dari kerajinan tangan arsitektur tradisional hingga praktik ekonomi lokal Melalui pendekatan etnomatematika penulis menunjukkan bahwa budaya dan matematika dapat saling melengkapi Tradisi anyaman bambu di Turen upacara adat masyarakat Tengger di Poncokusummo serta peninggalan sejarah di Singosari menjadi contoh nyata bagaimana nilai budaya dapat digunakan untuk memahami konsep perbandingan pengukuran dan perubahan Dengan demikian siswa tidak hanya belajar berhitung tetapi juga menginternalisasi nilai nilai budaya yang memperkaya identita mereka
| Jumlah Halaman | 110 |
|---|---|
| Kategori | Matematika dan Sains |
| Penerbit | Basya Media Utama |
| Tahun Terbit | 2025 |
| ISBN | 978-634-7144-60-7 |
| eISBN | proses |