Kurikulum dipahami bukan hanya sebagai perangkat teknis tetapi juga sebagai konstruksi sosial dan budaya yang merefleksikan nilai keyakinan serta kebutuhan masyarakat Kurikulum PAI harus berlandaskan prinsip Islam namun tetap adaptif terhadap perkembangan zaman agar dapat menjawab tantangan pendidikan kontemporer Dalam tinjauan teoretis terdapat empat teori utama pengembangan kurikulum teori tradisional teknologis rekonstruksi sosial dan humanistik Teori tradisional menekankan penguasaan teks agama teori teknologis berfokus pada pencapaian tujuan instruksional yang terukur teori rekonstruksi sosial menekankan peran kurikulum dalam transformasi masyarakat sementara teori humanistik menekankan pembentukan pribadi yang utuh beriman bertakwa dan berakhlak mulia Buku ini menyoroti penerapan kurikulum PAI di madrasah dan sekolah termasuk bagaimana kurikulum harus dirancang sesuai konteks lokal dan kebutuhan masyarakat Penekanan diberikan pada pentingnya partisipasi guru dalam penyusunan kurikulum serta evaluasi berkelanjutan agar kurikulum tetap relevan dengan perkembangan sosial budaya dan spiritual Kurikulum PAI dipandang tidak hanya sebagai sarana transfer pengetahuan tetapi juga sebagai instrumen pembentukan karakter dan akhlak Islami Pada bagian akhir buku memperkenalkan pendekatan pembelajaran PAI berbasis ruhani yang menekankan integrasi antara tujuan pembelajaran kondisi rohani peserta didik kegiatan pembelajaran terpadu serta evaluasi yang berorientasi pada akhlak Dengan demikian buku ini menghadirkan sintesis antara teori model dan praktik kurikulum yang kontekstual sekaligus menawarkan kerangka konseptual untuk pengembangan kurikulum PAI yang relevan adaptif dan berdaya guna
| Jumlah Halaman | 44 |
|---|---|
| Kategori | Pendidikan Anak Usia Dini( PAUD ) |
| Penerbit | PT. Rajawali Buana Pusaka |
| Tahun Terbit | 2025 |
| ISBN | 978-623-5388-67-0 |
| eISBN | noeisbn |