Baco Londong pernah menjadi kebanggaan keluarga Salah satu lulusan terbaik universitas negeri aktivis yang lantang berbicara tentang masa depan bangsa dan pemuda yang diyakini akan mengubah nasib keluarganya Namun hidup ternyata tidak berjalan seperti yang ia bayangkan Dua tahun menganggur membuat harga dirinya perlahan runtuh Pertanyaan sederhana seperti Sekarang kerja di mana berubah menjadi luka yang menghantam martabatnya setiap hari Di tengah tekanan keluarga tatapan tetangga dan rasa malu yang semakin menyesakkan Baco memilih pergi meninggalkan kota kelahirannya menuju Jakarta membawa sebuah ransel tua beberapa lembar pakaian ijazah dan harapan yang nyaris padam Perjalanan itu bukan sekadar tentang mencari pekerjaan Ini adalah perjalanan seorang lelaki untuk menyelamatkan dirinya sendiri Tentang bagaimana seseorang bertahan ketika dunia tidak lagi memberinya tempat Tentang cinta yang diam diam menunggu Tentang ibu yang tetap berdoa meski hatinya terluka Dan tentang satu hal terakhir yang masih digenggam manusia k tika segalanya hampir hilang martabat Dengan bahasa yang emosional hangat dan sangat dekat dengan realitas kehidupan masyarakat Indonesia novel ini menghadirkan kisah perjuangan para perantau pengangguran intelektual dan anak anak muda yang berusaha berdiri tegak di tengah kerasnya kehidupan kota Karena kadang kadang ketika mimpi telah hancur dan harapan hampir padam yang tersisa hanyalah keberanian untuk tetap menjaga martabat sebagai manusia
| Jumlah Halaman | 209 |
|---|---|
| Kategori | Psikologi |
| Penerbit | PT Aksara Katulistiwa |
| Tahun Terbit | 2026 |
| ISBN | 978-634-05-1788-0 |
| eISBN | proses |