Bayangan Masa Lalu mengisahkan Azkia, seorang gadis yang mengalami trauma mendalam akibat peristiwa di masa lalu. Kehidupannya dihantui oleh bayangan malam itu, di mana ia merasakan ketakutan yang mendalam saat mendengar suara teriakan dan melihat sosok laki-laki yang menyeramkan. Menyembunyikan diri di balik pintu kamar, Azkia lebih memilih kesendiriannya di perpustakaan atau taman sekolah untuk menghindari kenangan yang menyakitkan. Buku ini mengeksplorasi bagaimana trauma tersebut mempengaruhi perilaku dan hubungan Azkia dengan teman-teman sebayanya, terutama teman-teman laki-laki. Meskipun ia merasa lebih aman dalam kesendiriannya, Azkia harus menghadapi tantangan dalam membangun pertemanan dan mengatasi rasa takut yang menghantuinya. Kehilangan ayahnya yang meninggalkan bekas luka yang tidak mudah hilang, Azkia bertanya pada dirinya sendiri apakah ia bisa melupakan rasa takut itu. Melalui perjuangan pribadi, Azkia mulai berjuang untuk mengatasi trauma yang menetap, berbagi luka dengan teman-teman barunya, dan mencoba terbuka. Buku ini mengajak pembaca untuk memahami bahwa proses penyembuhan dan pemulihan membutuhkan waktu, usaha, dan keberanian untuk menghadapi rasa takut yang menghantui.
Azkia seorang gadis yang tumbuh dalam keluarga penuh trauma Trauma ini membuat Azkia sulit berinteraksi dengan laki laki terutama dalam situasi kerja sama tim di sekolah Setiap tugas kelompok yang melibatkan teman laki laki membuat Azkia merasa tertekan dan cemas hingga ia memilih untuk menjadi introvert dan menyelesaikan segala sesuatu sendirian Ketika sekolah memaksanya untuk bekerja sama dalam proyek besar Azkia harus menghadapi ketakutannya atau terus terkurung dalam luka masa lalunya
| Jumlah Halaman | 253 |
|---|---|
| Kategori | Novel |
| Penerbit | An-Nizam Media |
| Tahun Terbit | 2025 |
| ISBN | noisbn |
| eISBN | 978-634-212-146-7 |