Sinopsis Buku: Buku ini menggambarkan pengalaman jatuh cinta dari perspektif ilmiah dan emosional. Dalam buku ini, pembaca akan menemukan bahwa cinta bukan hanya tentang hati, melainkan juga tentang proses kimia dan reaksi biologis yang terjadi di dalam otak manusia. Konsep “chemistry” dijelaskan sebagai faktor utama yang menjelaskan mengapa seseorang dapat merasa terpesona oleh seseorang yang baru dikenal, bahkan tanpa sebab yang jelas. Melalui cerita-cerita nyata dan contoh-contoh yang relevan, buku ini menjelaskan bagaimana gejala fisik seperti deg-degan, keringat dingin, dan jantung berdebar-debar bisa muncul akibat reaksi kimia yang terjadi ketika dua orang saling tertarik. Buku ini juga membahas perasaan dan keanehan yang muncul ketika seseorang jatuh cinta, serta bagaimana hal itu bisa membuat seseorang merasa seperti berubah menjadi sesuatu yang baru, seperti “kupu-kupu yang terbang”. Dengan bahasa yang mudah dipahami dan gaya penulisan yang menarik, buku ini memberikan wawasan mendalam tentang fenomena cinta dari sisi ilmiah, sekaligus memberikan pemahaman bahwa jatuh cinta adalah pengalaman yang wajar, alami, dan bisa terjadi pada siapa saja.
Siapa bilang CINTA gak bisa dipahami dengan logika Setelah kamu tahu semua proses kimia yang terjadi dalam diri kamu saat lagi falling in love rasanya kamu gak perlu heran lagi dengan segala gejala misterius yang ditunjukin oleh cinta Semua bisa diterangin pake logika kok Termasuk juga keajaiban cinta Kenapa kamu bisa kesengsem berat sama seseorang di kelas kamu Kenapa setiap ketemu dia mendadak kamu jadi nervous Dan kenapa setiap sedang jatuh cinta kamu merasa seperti sedang melayang di udara Love chemistry itu jawaban yang kamu cari
Jumlah Halaman | 96 |
---|---|
Kategori | Novel |
Penerbit | Media Presindo |
Tahun Terbit | 2012 |
ISBN | 979-222-123-9 |
eISBN |