Sinopsis singkat buku ini dapat disajikan sebagai berikut: --- Sinopsis Singkat Buku "Kontekstualisasi Interpretasi Ayat-ayat Qitâl: Mengurai Pesan Damai dan Moderat Dalam Kehidupan Multikultural" merupakan hasil karya Ali Hamdan dan Mufidah Ch. yang merupakan penulis kedua dari buku ini. Buku ini mencerminkan perjalanan ilmiah dan dedikasi para penulis dalam mempelajari dan menerapkan interpretasi ayat-ayat Qitâl dalam konteks kehidupan multikultural. Penulis mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak, termasuk dosen-dosen Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, editor, guru-guru di Pondok Pesantren Musthafawiyah, dan juga guru-guru dari berbagai negara. Buku ini juga merupakan hasil dari penelitian yang didanai oleh BOPTN melalui lembaga yang dipimpin oleh Prof. Dr. H. Agus Maimun, M.Pd. Dalam buku ini, penulis berusaha mengurai pesan damai dan moderat dalam ayat-ayat Qitâl, dengan tujuan memberikan????????????????????????????? --- Sinopsis Singkat Buku "Kontekstualisasi Interpretasi Ayat-ayat Qitâl: Mengurai Pesan Damai dan Moderat Dalam Kehidupan Multikultural" merupakan hasil karya Ali Hamdan dan Mufidah Ch. Buku ini mencerminkan perjalanan ilmiah dan dedikasi para penulis dalam mempelajari dan menerapkan interpretasi ayat-ayat Qitâl dalam konteks kehidupan multikultural. Penulis mengucapkan terima kasih kepada dosen-dosen Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, editor, guru-guru di Pondok Pesantren Musthafawiyah, dan guru-guru dari berbagai negara. Buku ini merupakan hasil penelitian yang didanai oleh BOPTN melalui lembaga yang dipimpin oleh Prof. Dr. H. Agus Maimun, M.Pd. Dalam buku ini, penulis berusaha mengurai pesan damai dan moderat dalam ayat-ayat Qitâl, dengan tujuan memberikan pengertian yang lebih dalam dan relevan terhadap isu multikultural.
Islam terlahir sebagai keyakinan yang berpegang kepada asas kedamaian terbukti selama empat belas tahun tidak diizinkan tidak dibolehkan bahkan tidak diperintahkan untuk mengangkat senjata melawan penentang penentangnya Perlakuan perlakuan tidak manusiawi yang saat ini dikategorikan sebagai pelanggaran terhadap hak hak asasi manusia dan juga tentang keyakinan dan realisasi berketuhanan secara komprehensif telah menjadikan perang sebagai sebuah keterpaksaan sekaligus sebagai opsi terakhir Perintah perang dalam teks teks suci ayat ayat al Qur n relevan pada situasi saat itu dan dilaksanakan secara teguh dan meyakinkan Situasi kondisi dan faktual ummat Islam saat ini yang telah mendiami lima benua di hampir seluruh negara di belahan bumi terlepas dari kuantitatif mayoritas dan minoritasnya telah menjadikan penganut Islam sebagai warga dunia internasional yang tentu berbeda dengan penganut Islam pada era saat itu Kontekstualisasi interpretasi ayat ayat qit l perang dalam teks teks suci merupakan wacana baru sekaligus pengkondisian penganut Islam tetap berpegang kepada asas asas kedamaian cinta kasih moderasi dan toleransi dengan harapan penganut Islam dimanapun berada tetap berperan utama sebagai rahmat bagi semesta