Cover Belakang Buku Hati Kepala Batu --- Kamu terima yang tak kamu miliki dan memaafkan segala yang tidak pernah kamu lakukan. Di namamu ada kata-kataku, dengan basmalah tak pernah berakhir. Langkah pertama kita diucapkan dalam doa sepanjang usia. Cinta yang tidak biasa telah aku ajukan, sekarang aku ingin mengetahui betapa tebalnya takdir yang keras kepala. Kau ada dan benar-benar ada, di tengah tawa-tawa kami, tanpa batas antara yang harus dipertemukan. Seperti kata-kata yang mencukupi dalam bait-bait puisi, kini aku dapat memata-mataimu lebih dekat dari apa yang bisa kulihat. Kakiku berhenti meskipun matamu sudah dekat, karena kamu idaman satu-satunya bagi mata lain. Kesadaran ku meronta sebab disandera oleh rasa penasaran yang tak terbiasa. Adakah kata-kataku masih baik untuk kau maknai dengan tulus? Mengabaikanmu adalah kecelakaan. Aku seperti Apel Batu yang tak bisa memilih warnanya, bagimu aku mungkin Soto Lamongan di pinggiran Surabaya yang selalu kamu pesan tidak habis dimakan. Apakah setiap hal cantik harus menghadapi asam lambung hingga menolak suapan sederhana? Harum parfumu lesap di perkotaan dan kabar lamarmu belum sepenuhnya terucap. Kita adalah dua angka ganjil yang ingin menyatu dalam genap, tetapi mustahil dijumlahkan. Jika kau menetap, aku mengosongkan diri. --- Pelanggaran hak cipta dapat dipidana dengan pidana penjara dan/atau denda berdasarkan Pasal 113 UU No.28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Penggunaan kutipan singkat, penggandaan untuk penelitian ilmu pengetahuan, pengajaran (kecuali pertunjukan dan fonogram), dan kepentingan pendidikan dapat dilakukan tanpa izin. --- Pada akhirnya, dalam rangkaian kata-kata yang mencerminkan perjalanan emosi dan filosofis, buku ini mengajak pembaca untuk merenungi tentang cinta, takdir, dan nilai-nilai kehidupan.
Buku tentang puisi yang berjudul Hati Kepala Batu merupakan buku karya Alif Naqti Buku ini memuat isi tentang Kenangan adalah hantu yang berani menampakkan diri di tempat tempat terang Sebagaimana hantu yang sesungguhnya kenangan tak perlu ditakuti dibenci apalagi dipukuli sebab kepala kita sendiri yang bakal sakit Kenangan hanya butuh sedikit dimaklumi dengan ingatan kecil yang mungkin kau temui di dalam buku ini
| Jumlah Halaman | 110 |
|---|---|
| Kategori | Umum |
| Penerbit | Deepublish |
| Tahun Terbit | 2022 |
| ISBN | 978-623-02-4185-7 |
| eISBN | 978-623-02-4644-9 |