Sinopsis Singkat Buku “Diary Dara II” Buku ini adalah karya ketiga dari Dwi Dara Septi Putriani, S.Pd., yang berisi kumpulan cerita nyata tentang perjalanan hidup seorang wanita yang menderita penyakit autoimun, yaitu lupus. Buku ini merupakan kelanjutan dari Diary Dara I, dan menggambarkan perjalanan Dara dalam menghadapi tantangan sehari-hari sebagai seorang odapus (orang dengan lupus), sekaligus memberikan semangat dan harapan bagi para penderita penyakit autoimun dan pendamping mereka. Dalam buku ini, Dara berbagi cerita-cerita pribadinya, termasuk hubungan keluarga, pengalaman menulis, serta peran sebagai seorang ibu yang mengandung kembar. Buku ini juga menyertakan doa dan harapan Dara untuk keluarga, teman, serta para penderita lupus yang sedang berjuang. Dara berharap buku ini bisa menjadi sumber motivasi, pengetahuan, dan dukungan bagi siapa pun yang membacanya. Buku ini dipersembahkan untuk keluarga tercinta, dokter autoimun, pendamping lupus, dan para pembaca yang telah mendukung karya-karya Dara sebelumnya. Buku ini bukan hanya cerita, tetapi juga bentuk penghargaan dan pengabdian Dara kepada orang-orang yang telah mendukungnya sepanjang perjalanan hidupnya.
p em ldquo Bu hamil 1 aja berat untuk lupus apalagi kembar Nanti kalo lupusnya parah mengacam ibu terpaksa kembar kami angkat Karena janin dalam beberapa kasus lupus dianggap benda asing dalam tubuh rdquo em p p Itulah pernyataan dokter waktu aku hamil empat bulan Bak disambar petir rasanya Aku memang berbeda ada lupus di tubuhku Jika memang keajaiban dan kuasa Allah itu mungkin apa yang harus diragukan Aku dinikahi seorang pria yang diam diam memang aku mengaguminya dalam doa tentu tidak mudah untuknya memutuskan memilih aku menjadi pendamping hidupnya Kami memutuskan untuk menikah tanpa adanya pacaran Kebahagian kami dilengkapi oleh kehadiaran dua malaikat kecil Sebulan berlalu saat luka jahitan belum sembuh keluarga kami dihadapkan oleh kenyataan Zayn harus masuk ICU karena kelainan otak Sebulan berlalu kami harus kehilangan Ziyan untuk selamannya Akhir buku ini mungkin bukan akhir yang kami harapkan tapi pasti ini yang terbaik p