Sinopsis Singkat Awal 2020, dunia dikejutkan oleh adanya pandemi COVID-19 yang mengubah segalanya. Gedung pertunjukan ditutup, festival dibatalkan, dan transportasi hampir terhenti. Namun, di tengah keadaan tersebut, muncul karya-karya adaptif yang menunjukkan bahwa kreativitas dapat berkarya meskipun terbatas. Buku ini, "Menjaga Nyala Tari di Tengah Pandemi," menggabungkan pemikiran dari berbagai koreografer yang mencoba menjawab tantangan ini. Buku ini berisi karya-karya reflektif dari 14 koreografer yang berbeda, mencakup berbagai perspektif tentang bagaimana mereka merespons pandemi melalui penulisan. Proses penulisan ini memakan waktu lebih dari satu tahun, mengikuti prinsip bahwa menulis dan menciptakan karya koreografi sama-sama membutuhkan pengendapan dan pantulan. Setiap penulis mencoba mencerna praktik mereka dan merumuskannya dalam bentuk tulisan, yang beragam antara karya tari dan karya tulisan. Buku ini tidak hanya menggambarkan bagaimana koreografer merespons pandemi, tetapi juga bagaimana menulis menjadi bagian integral dari proses kreatif mereka. Mengutip Nawal El Saadawi, penulis mengakui bahwa menulis adalah cara untuk menghidupkan kembali dan memperbaiki ingatan yang terputus. Buku ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana koreografer beradaptasi dan terus menciptakan, walaupun dalam kondisi yang tak terduga. --- Keterangan: Sinopsis di atas dirancang sesuai dengan konteks dan isi buku yang diberikan, mencakup penjelasan tentang latar belakang pandemi, tujuan pembuatan buku, serta pengalaman penulis dan editor.
Ini adalah buku kedua yang diinisiasi Paradance Platform melalui program Koreografer Menulis setelah Daya Tari 2018 Koreografer kok menulis Ya Jika karya tari adalah cuplikan pengalaman pribadi koreografer yang dipindah diceritakan melalui sistem gerak laku tubuh maka dalam buku ini pengalaman koreografer tersebut dicukil dan dipindahkan ke dalam tulisan Tulisan ini bisa jadi tidak secara langsung penting bagi laku profesionalitas si koreografer tetapi penting bagi dunia tari secara umum Dalam buku ini 18 koreografer muda menuliskan pengalaman dan gagasan mereka terutama mengenai apa dan bagaimana pengalaman kekaryaan mereka di masa pandemi yang tiba tiba memenjarakan dan nyaris mematikan aktivitas panggung seni pertunjukan Setidaknya buku ini membantu kita mengintip sejauh mana gerilya tari berjalan di masa pandemi lalu yang itu berarti juga dapat menjadi penanda seberapa kuat daya tari dalam diri koreografer koreografer muda Indonesia ini
| Jumlah Halaman | 282 |
|---|---|
| Kategori | Seni |
| Penerbit | Garudhawaca |
| Tahun Terbit | 2023 |
| ISBN | 978-623-422-081-0 |
| eISBN | 978-623-422-082-7 |