### Sinopsis Singkat Di luar perdebatan tentang kriteria hasil survei literasi global, apa pun hasilnya bisa menjadi bad news atau good news. Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa tingkat literasi dapat mencerminkan kualitas pendidikan negara. Negara dengan peringkat literasi terbaik di dunia, seperti Finlandia, dikenal memiliki kualitas pendidikan yang unggul pula. Survei literasi juga bisa menjadi bahan motivasi untuk berbagai pihak, termasuk pemerintah dan organisasi pendidikan. Sebagai contoh, Program Duta Baca Indonesia diinisiasi oleh Najwa Shihab, yang melibatkan berbagai partisipan seperti PT Pos Indonesia untuk memberikan layanan pengiriman buku gratis ke seluruh daerah di Indonesia setiap tanggal 17. Perayaan 500 tahun penemuan benua Amerika oleh Christopher Columbus juga menjadi topik kontroversial. Sementara beberapa negara, seperti Spanyol, Italia, dan AS, merencanakan perayaan besar, sekelompok orang mendukung gagasan untuk menggagalkan pesta tersebut karena tuduhan bahwa Columbus adalah pelopor pemusnahan penduduk asli Benua Baru. Peningkatan literasi di Indonesia juga menjadi fokus. Pemerintah dan berbagai pihak lokal mulai bergerak, seperti meluncurkan gerakan literasi sekolah dan program street library yang dicanangkan oleh Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil. Namun, perpindahan media bacaan dari tercetak ke digital menjadi tren baru, dengan smartphone menjadi alat utama akses informasi. Hak cipta dalam hal pelanggarannya juga mendapat perhatian khusus, di mana pelanggaran hak ekonomi pencipta bisa dipidana dengan hukuman berbeda tergantung tingkat keparahan pelanggaran.
JAKARTA Perayaan Hari Belanja Nasional Harbolnas pada 10 12 Desember lalu mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp 2 1 triliun Associate Director Nielsen Indonesia Rusdi Sumantri mengatakan nilai penjualan itu naik 1 8 kali lipat angka yang tercatat pada hari biasa
| Jumlah Halaman | 74 |
|---|---|
| Kategori | Umum |
| Penerbit | Tempo Publishing |
| Tahun Terbit | 2019 |
| ISBN | noisbn |
| eISBN | 978-623-262-187-9 |