Sinopsis Buku: "Bersua di Jembatan Ampera" Buku ini mengajak pembaca untuk menikmati keindahan budaya dan seni yang kaya di Sumatra Selatan, khususnya wilayah Sriwijaya. Mulai dari persembahan tari Gending Sriwijaya, yang menjadi ciri khas penyambutan tamu kehormatan, hingga keindahan kain tradisional seperti Songket, dan pernikahan adat yang menarik, buku ini menggali kearifan lokal yang tersimpan dalam berbagai tradisi. Bab pertama membahas tentang Tari Gending Sriwijaya, mulai dari sejarah penciptaannya hingga keunikan tarian ini. Tari ini menggambarkan tiga raja Sriwijaya, yang diperwakili oleh sepuluh penari. Bab ini juga menyentuh aspek politik dan simbolik dari tari ini, termasuk peran jembatan Ampera dalam perjalanan sejarah. Bab kedua mengeksplorasi kain Songket, mulai dari sejarahnya hingga proses pembuatannya, serta tantangan dalam memeliharanya. Bab ini juga membahas nilai-nilai sosial dan budaya yang terkandung dalam kain ini, yang merupakan simbol kekayaan dan status sosial. Bab ketiga membahas Pernikahan Adat Lubai, yang merupakan salah satu pernikahan adat yang masih dipraktikkan di wilayah tersebut. Bab ini menjelaskan proses pernikahan adat ini, termasuk ritual dan simbol-simbol yang terkandung dalam prosesnya. Selain konten utama, buku ini juga mencerminkan pentingnya melestarikan budaya dan tradisi lokal, serta bagaimana generasi muda dapat lebih mengenal dan memahami kekayaan budaya Indonesia, khususnya di wilayah Sriwijaya. Hormat kepada penulis, yang telah menyajikan buku ini dengan tujuan untuk mencerdaskan anak bangsa. Dengan demikian, buku ini bukan hanya sekadar bahan referensi, tetapi juga sebuah perjalanan melalui keindahan dan kearifan lokal yang tersimpan dalam berbagai tradisi dan budaya Sumatra Selatan.
Buku ini berisi tentang kebudayaan masyarakat Palembang yang menjadi kebanggaan dan kekayaan budaya bangsa Indonesia
| Jumlah Halaman | 56 |
|---|---|
| Kategori | Pendidikan |
| Penerbit | Rama Edukasitama |
| Tahun Terbit | 2021 |
| ISBN | Proses |
| eISBN | 978-623-5356-09-9 |