Logo Bacabuku
Bank Dunia Tak Punya Data Harta Soeharto

Bank Dunia Tak Punya Data Harta Soeharto

Pusat Data dan Analisa Tempo
Ebook

Deskripsi ebook

### Sinopsis Singkat Buku ini berfokus pada fenomena literasi di Indonesia dan peran pentingnya dalam pembangunan negara. Dalam konteks peringkat literasi yang menurun di peringkat 60 dari 61 negara, buku ini mengajak pemerintah dan masyarakat untuk merespons positif dengan berbagai inisiatif literasi. Pertama, buku ini membahas upaya pemerintah melalui Duta Baca Indonesia dan gerakan literasi sekolah yang bertujuan meningkatkan minat baca masyarakat. Selain itu, di daerah-daerah, program seperti GPMB dan street library di Bandung menunjukkan inisiatif nyata untuk memperluas akses bahan bacaan. Buku ini juga menyentuh isu tentang perpindahan media bacaan dari cetak ke digital, di mana Indonesia memiliki tingkat penggunaan smartphone yang tinggi. Ini menunjukkan bahwa akses digital menjadi alat yang penting dalam upaya meningkatkan literasi. Terakhir, buku ini merujuk pada undang-undang hak cipta yang relevan, menekankan pentingnya penerapan hukum dalam melindungi hak cipta dan keberlanjutan akses bahan bacaan. Buku ini bertujuan untuk memberikan gambaran komprehensif tentang literasi di Indonesia, tantangan yang dihadapi, serta solusi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan literasi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Sinopsis ebook

Sebelumnya Bank Dunia dan Perserikatan Bangsa Bangsa mengeluarkan prakarsa Stolen Asset Recovery StAR atau pengembalian harta curian Menurut Yudhoyono dalam pertemuan di New York itu pihaknya sepakat bekerja sama dengan program StAR untuk memulangkan aset yang disembunyikan di luar negeri

Detail Buku

Jumlah Halaman 64
Kategori Umum
Penerbit Tempo Publishing
Tahun Terbit 2022
ISBN noisbn
eISBN 978-623-05-1385-5
Bank Dunia Tak Punya Data Harta Soeharto

Bank Dunia Tak Punya Data Harta Soeharto

Pusat Data dan Analisa Tempo