Sinopsis Buku: Buku ini membahas secara mendalam tentang Obstetri Fisiologi, yang merupakan bidang ilmu khusus dalam kedokteran yang mempelajari mekanisme fisiologis terkait kehamilan, kelahiran, dan proses perkembangan janin dalam rahim. Buku ini terdiri dari berbagai bab yang saling terkait, mulai dari pendahuluan hingga penutup, dengan penjelasan yang terstruktur dan ilmiah. Bab-bab utama dalam buku ini meliputi: - Endometrium & Decidua (Pregnancy): Membahas tentang endometrium, desidua, serta peran hormon estrogen dan progesteron dalam siklus menstruasi dan kehamilan. - The Placenta & Fetal Membrans: Menjelaskan tentang plasenta, amnion, tali pusat, serta fungsi hormon-hormon yang dihasilkan oleh plasenta, seperti hCG, prolaktin, dan hormon lainnya. - Perkembangan Mudigah dan Plasenta: Memberikan gambaran tentang perkembangan janin dan plasenta selama kehamilan, termasuk struktur dan fungsi desidua serta reaksi desidua selama proses kehamilan. Buku ini juga menyertakan keterangan hukum terkait hak cipta dan penulis, serta informasi penerbit dan kontak. Seluruh materi disusun secara sistematis dan ilmiah, dilengkapi dengan penjelasan yang jelas dan mudah dipahami, sehingga sangat bermanfaat sebagai bahan ajar bagi mahasiswa dan profesi kesehatan terkait, khususnya bidang ginekologi dan obstetri.
Saluran reproduksi manusia mempunyai peran penting dalam proses kehidupan manusia Organ reproduksi diperlukan untuk menghasilkan keturunan Reproduksi adalah kemampuan makhluk hidup untuk menghasilkan keturunan Tujuan reproduksi adalah untuk mempertahankan jenisnya dan melestarikan jenis agar tidak punah Organ reproduksi manusia baik pada pria dan wanita mempunyai bentuk dan fungsi yang berbeda beda dan berkembang sesuai siklus kehidupan manusia Sistem reproduksi pada manusia akan mulai berfungsi ketika seseorang mencapai kedewasaan pubertas Pada seorang pria testisnya telah mampu menghasilkan sel kelamin jantan sperma dan hormon testosteron Hormon testosteron berfungsi mempe ngaruhi timbulnya tanda tanda kelamin sekunder pada pria diantaranya suara berubah menjadi lebih besar tumbuhnya rambut di tempat tertentu misalnya jambang kumis jenggot dan dada tumbuh menjadi bidang jakun membesar Sedangkan seorang wanita ovariumnya telah mampu menghasilkan sel telur ovum dan hormon wanita yaitu estrogen Hormon estrogen berfungsi mempengaruhi timbulnya tanda tanda kelamin sekunder pada wanita yaitu kulit menjadi semakin halus suara menjadi lebih tinggi tumbuhnya payudara dan pinggul membesar Sistem reproduksi adalah sistem yang berfungsi untuk berkembang biak Reproduksi secara fisiologis tidak vital bagi kehidupan individual dan meskipun siklus reproduksi suatu manusia berhenti manusia tersebut masih dapat bertahan hidup sebagai contoh manusia yang dilakukan vasektomi pada organ reproduksinya testes atau ovarium atau mencapai menopause dan andropouse tidak akan mati Pada umumnya reproduksi baru dapat berlangsung setelah manusia tersebut mencapai masa pubertas atau dewasa kelamin dan hal ini diatur oleh kelenjar kelenjar endokrin dan hormon yang dihasilkan dalam tubuh manusia Organ reproduksi eksterna pudenda sering disebut sebagai vulva yang mencakup semua organ yang dapat terlihat dari luar mulai dari pubis sampai perineum yaitu mons pubis labiya mayora dan minora klitoris himen vestibulum meatus uretra dan berbagai kelenjar dan pembuluh darah Diharapkan buku ini dapat dijadikan sebagai bahan rujukan bagi mahasiswa program studi sarjana kebidanan se Indoneisa
Jumlah Halaman | 543 |
---|---|
Kategori | Kesehatan |
Penerbit | Deepublish |
Tahun Terbit | 2015 |
ISBN | 978-602-453-255-0 |
eISBN |