Sinopsis Buku: Buku ini membahas konsep dan penerapan *asesmen autentik* dalam pembelajaran, yang merupakan pendekatan asesmen yang lebih relevan dengan kehidupan nyata dan kemampuan yang diharapkan dari peserta didik. Buku ini dirancang untuk membantu para guru dan calon guru dalam merancang asesmen yang tidak hanya menilai kemampuan kognitif, tetapi juga mencakup domain afektif dan psikomotor, yang sering kali diabaikan dalam praktik asesmen tradisional. Buku ini terdiri dari beberapa bagian utama, yaitu: 1. Apa dan Mengapa Asesmen Autentik – menjelaskan konsep dasar asesmen autentik, perbedaannya dengan asesmen tradisional, serta alasan pentingnya penggunaan asesmen autentik dalam pembelajaran. 2. Penyusunan Asesmen Autentik – membahas tahapan dalam merancang asesmen autentik, mulai dari pengembangan standar autentik, penyusunan tugas sesuai standar, hingga penentuan kriteria dan rubrik penilaian yang efektif. 3. Asesmen Portofolio – menjelaskan konsep dasar asesmen portofolio sebagai salah satu bentuk asesmen autentik yang dapat digunakan dalam pembelajaran. Selain itu, buku ini juga menyertakan informasi terkait hukum hak cipta, khususnya Undang-Undang No. 28 Tahun 2014, yang relevan dalam konteks penggunaan karya cipta dalam pembelajaran. Buku ini dilengkapi dengan berbagai contoh dan panduan praktis yang dapat digunakan oleh para pembaca untuk menerapkan asesmen autentik secara efektif dan berkelanjutan dalam lingkungan pembelajaran. Dengan pendekatan yang komprehensif dan praktis, buku ini menjadi sumber referensi yang bermanfaat bagi semua yang tertarik mengembangkan pendekatan asesmen yang lebih relevan dan berkelanjutan dalam dunia pendidikan.
Buku ini terdiri dari tujuh bab Bab pertama membahas tentang apa dan mengapa asesmen autentik bab dua tentang penyusunan asesmen autentik bab tiga tentang asesmen portofolio bab empat tentang asesmen kinerja performance assessment bab lima tentang asesmen proyek project assessment bab enam tentang asesmen diri bab tujuh tentang asesmen aternatif dalam pembelajaran dan terkahir bab delapan tentang asesmen autentik adalah satu metode evaluasi dimana siswa menampilkan tugas tugas nyata untuk mendemosntarsikan kesesuaian antara pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki Satu asesmen autentik umumnya terdiri atas tugas yang harus diselesaikan siswa dan rubrik untuk pedoman asesmen tugas tersebut Dengan kata lain asesmen autentik menilai secara langsung keberhasilan siswa pada pengetahuan dan keterampilan tertentu Mueller 2007 Asesmen autentik adalah satu metode evaluasi yang mengharuskan siswa mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki sesuai tugas tugas dalam kehidupan nyata sehari hari Asesmen dapat bermakna pengukuran pengujian atau evaluasi sedangkan autentik merupakan sinonim dari asli nyata valid atau reliabel Asesmen autentik adalah pengukuran atas proses dan hasil belajar peserta didik untuk ranah sikap keterampilan dan pengetahuan Wiggins mendifinisikan asesmen autentik sebagai upaya pemberian tugas kepada peserta didik yang mencerminkan prioritas dan tantangan yang ditemukan dalam aktivitas pembelajaran seperti meneliti menulis merevisi dan membahas artikel memberi analisa oralterhadap peristiwa berkolaborasi dengan antar sesama melalui debat dan sebagainya Telah dikemukakan pada uraian terdahulu bahwa ada empat langkah utama dalam menyusun asesmen autentik yakni mengembangkan standar autentik yang akan dicapai mengembangkan tugas sesuai standar meng identifikasi kriteria dari setiap tugas dan menyusun rubrik untuk gabungan kriteria dan tugas Sebelum mengajar atau mengases siswa secara efektif harus ditentukan apa yang seharusnya siswa ketahui dan dapat mereka lakukan Dengan kata lain perlu satu set standar yang baik Menurut Mueller perbedaan standar dari istilah lain dapat dilihat terutama pada dua dimensi 1 luasnya cakupan 2 kemungkinan untuk diukur dan diamati dan 3 tipe standar yang digunakan
Jumlah Halaman | 0 |
---|---|
Kategori | Pendidikan |
Penerbit | Deepublish |
Tahun Terbit | 2017 |
ISBN | 978- 602-475-169-2 |
eISBN |