Logo Bacabuku
Antropologi Perdesaan dan Pembangunan Berkelanjutan

Antropologi Perdesaan dan Pembangunan Berkelanjutan

Sidik Permana
Ebook

Deskripsi ebook

Sinopsis Buku: Antropologi Perdesaan dan Pembangunan Berkelanjutan Buku ini membahas hubungan antara antropologi perdesaan dan pembangunan berkelanjutan, dengan pendekatan yang menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan di kawasan perkotaan dan pedesaan. Buku ini menjelaskan bahwa desa dan kota dapat dilihat sebagai dua ekosistem yang saling terkait secara timbal balik, dengan aliran materi, energi, dan informasi yang berlangsung secara terus-menerus. Dalam perspektif ekologi, desa yang kurang berkembang cenderung dieksploitasi oleh kota yang lebih berkembang, sehingga menyebabkan kerusakan sumber daya alam di desa dan berpotensi menghentikan perkembangan desa tersebut. Buku ini juga menyoroti pentingnya pembangunan berkelanjutan yang tidak hanya fokus pada aspek ekonomi, tetapi juga mencakup aspek sosial dan lingkungan. Penulis menekankan bahwa pembangunan yang berkelanjutan harus melibatkan partisipasi masyarakat lokal dan mempertimbangkan nilai-nilai budaya serta kearifan lokal yang ada di desa. Dalam konteks ini, pembangunan berkelanjutan di pedesaan tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga untuk menjaga keberlanjutan sumber daya alam dan lingkungan hidup. Selain itu, buku ini juga membahas peran antropologi dalam memahami dinamika sosial dan budaya di desa sebagai dasar untuk merancang kebijakan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Buku ini menjadi referensi penting bagi para pelaku pembangunan, akademisi, dan masyarakat yang ingin memahami pentingnya keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan perlindungan lingkungan dalam konteks pembangunan di pedesaan.

Sinopsis ebook

Berbeda dengan binatang manusia dalam berinteraksi dengan lingkungan atau ekosistemnya dilandasi kuat oleh kebudayaan Kebudayaan diperoleh manusia tidaklah diwariskan secara genetik tetapi melalui proses belajar secara terus menerus selama hidupnya Kebudayaan penduduk perdesaan adalah milik masyarakat bukan milik individu Kebudayaan oleh para pendukungnya digunaan dalam kehidupan sehari hari seperti diwujudkan dalamberbagai tindakan nyata sebagai warga masyarakat perdesaan yang hanya mungkin dapat terjadi karena adanya berbagai pranata sosial yang dipunyai oleh masyarakat tersebut Kebudayaan menjadi suatu kumpulan pedoman atau pegangan yang kegunaan operasional dalam manusia untuk mengadaptasikan diri terhadap lingkungannya1 Ditilik dari program dan pelaksanaan pembangunan di tanah air kita walaupun selama 15 tahun pemerintah Indonesia telah melaksanakan konsep pembangunan yang disebut Tujuan Pembangunan Milenium PBB TPM PBB atau UN Millennium Development Goals UN MDG dan sejak September 2015 hingga 15 tahun mendatang negara kita juga telah mengadopsi program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDG Sustainable Development Goals hingga 2030 namun hingga dewasa ini pembangunan tersebut cenderung masih tetap dominan mementingkan pada aspek ekonomi dan mengabaikan aspek sosial masyarakat dan aspek lingkungan hidup serta cenderung bias pada pembangunan di perkotaan Akibatnya telah timbul berbagai kesenjangan antara desa dan kota dalam hal pelayanan sosial seperti kesehatan pendidikan pendapatan perkapita masyarakat dan lainnya Padahal secara umum penduduk Indonesia masih dominan di pedesaan Demikian pula sumber daya alam baik sumber dayaalam terbaharukan seperti tumbuhan dan binatang serta sumber daya tidak terbaharukan seperti minyak bumi gas tambang batu bara mas tembaga timah dan lainnya ada di perdesaan Oleh karena itu berbagai program pembangunan di perdesaan Indonesia adalah sebuah keniscayaan Orientasi pembangunan seyogianya tidak hanya ditekankan di kawasan perkotaan saja tapi perlu menjaga keseimbangan dengan melakukan pula pembangunan di perdesaan secara sepadan Pasalnya ditilik dari prinsip ekologi bahwa desa dan kota dapat dipandang sebagai suatu ekosistem Kedua ekosistem tersebut senantiasa saling berhubungan secara timbal balik dengan adanya arus materi energi dan informasi secara terus menerus

Detail Buku

Jumlah Halaman 206
Kategori Sosial
Penerbit Deepublish
Tahun Terbit 2016
ISBN 978-602-475-584-3
eISBN
Antropologi Perdesaan dan Pembangunan Berkelanjutan

Antropologi Perdesaan dan Pembangunan Berkelanjutan

Sidik Permana