### Sinopsis Singkat Buku Andai Kita Tak Berpisah, karya puisi Faruq Juwaidah yang terdiri dari 16 puisi, merupakan kumpulan cinta yang begitu dalam dan penuh perasaan. Buku ini, yang dalam versi Arabnya berjudul Lau Annana Lam Naftariq, mencerminkan pengalaman pribadi sang penyair dalam menyajikan cinta yang berkekuatan mendayu. Faruq Juwaidah, seorang jurnalis di Al-Ahram, kini dikenal lebih luas melalui puisi-puisinya yang menggambarkan cinta dan romantisme. Buku ini memaparkan tema cinta dalam berbagai perspektif, mulai dari pujian, kehati-hatian, hingga kehati-hatian setelah perpisahan. Puisi "Andai Kita Tak Berpisah" menjadi pengantar yang menggambarkan rasa penyesalan setelah semuanya berakhir, dengan ungkapan "Aku akan tetap menjadi bintang / Yang bersinar di langitmu," yang menunjukkan usaha untuk melanjutkan hidup meskipun perpisahan telah terjadi. Penulis juga menggambarkan keadaan sulitnya perpisahan melalui puisi "Andai Kau Pulang" dan "Percikan Cinta," yang menunjukkan bagaimana rasa cinta dan harapan masih terus berlanjut meskipun sudah tak lagi bersama. Dalam buku ini, Faruq Juwaidah menunjukkan konsistensinya dalam menggubah puisi cinta dengan gaya yang halus namun penuh kejutan. Puisi-puisi lainnya seperti "Burung Pipit," "Jangan Menunggu Seseorang," dan "Pada Setiap Pagi" memperlihatkan refleksi pribadi yang mendalam, menciptakan suasana yang menggerakkan emosi pembaca. Puisi-puisi ini bukan hanya karya cinta pribadi, tetapi juga imajinasi yang mencoba menerjemahkan pengalaman orang lain, membuat pengalaman cinta di balik puisi ini merasa familiar bagi siapa pun yang membacanya. Sinopsis ini menggambarkan kualitas puisi Faruq Juwaidah yang konsisten, halus, dan penuh kejutan, serta bagaimana ia berhasil merayapi perasaan cinta dan perpisahan dengan cara yang sangat menyentuh hati.
Faruq Juwaidah adalah penyair modern ternama berkebangsaan Mesir kelahiran 10 Februari 1945 Ia berkarir sebagai jurnalis di salam satu surat kabar tertua Mesir Al Ahram dan telah menerbitkan 20 an buku dalam berbagai genre mulai puisi prosa lirik drama serta kritik wacana kontemporer baik dalam bidang ekonomi budaya maupun politik Sebagai penyair ia terkenal dengan sajak sajak cinta dan asmara Sajak sajaknya banyak diminati dan telah diterjemahkan ke berbagai bahasa asing serta dimusikalisasikan oleh musisi mususu kondak di sejumlah negara berbahasa Arab Andai Kita Tak Berpisah yang judul aslinya adalah Lau Annana Lam Naftari merupakan salah satu antologi puisinya yang paling terkenal di Mesir terutama di kalangan anak anak muda karena sebagaimana sebagaian besar sajaknya sajak sajak dalam antologi puisi ini bertemakan cinta dan asmara meski ada pula beberapa sajak kritik social politik yang tak kalah anggun daripada sajak sajak cintanya
| Jumlah Halaman | 80 |
|---|---|
| Kategori | Umum |
| Penerbit | DIVA Press |
| Tahun Terbit | 2021 |
| ISBN | 978-623-293-128-2 |
| eISBN | 978-623-293-362-0 |