### Sinopsis Buku Buku ini adalah karya Prof. Dr. Olaf H. Schumann yang diterbitkan dengan nom de plume Philateles, Freund der Warhrheit, dari tahun 1833–1849 dan 1865–1866. Meskipun tidak terdapat informasi spesifik tentang konten buku dalam periode tersebut, karya-karyanya dianggap sebagai edisi yang paling indah, diandalkan, dan tepat dalam bahasa Jerman. Buku ini mencakup pembahasan mendalam mengenai perbedaan-perbedaan utama dalam tiga agama abrahamik (Yahudi, Kristen, Islam) serta ajaran-ajaran dari Taoisme dan Shintô. Profesor Schumann juga menyajikan kajian-kajian filosofis tentang misiologi, hubungan Martin Luther dengan Islam di era Reformasi, interaksi antara hukum syariah dengan pemisahan agama dan negara, serta pemikiran Immanuel Kant mengenai akal dan moral. Selain itu, ia juga membahas ide-ide Moses Mendelssohn terkait hubungan antara agama dan negara. Prof. Schumann, seorang teolog Kristen yang memiliki latar belakang studi Islamologi, lahir di Dresden, Jerman pada tahun 1938. Ia menempuh pendidikan di universitas-universitas seperti Kiel, Tübingen, dan Basel (1959-1964), serta melanjutkan studinya di Kairo (1963-1966). Gelar doktor teologi diraihnya pada tahun 1972 dari Universitas Tübingen. Ia pernah ditahbiskan sebagai pendeta Gereja Lutheran dan bekerja sebagai staf peneliti di Jakarta sebelum menjadi mahaguru dalam bidang Ilmu Agama-agama dan Misiologi di Universitas Hamburg (pensiun tahun 2004). Buku ini dirilis dengan ISBN 978-623-415-136-7 dan merupakan bagian dari seri "Pendekatan pada Ilmu Agama-Agama," yang bertujuan untuk membantu pembaca memahami perbedaan-perbedaan dalam berbagai agama serta makna agama dalam ajaran Taoisme dan Shintô. Karya-karyanya, termasuk buku-buku seperti "Pendekatan pada Ilmu Agama-Agama" (2013), "Filsafat dan Agama: Pendekatan pada Ilmu Agama-Agama 2" (2016), "Agama Yahudi: Pendekatan pada Ilmu Agama-Agama 3" (2017), serta "Al-Masih dalam Pandangan Pemikir Muslim: Pendekatan pada Ilmu Agama-Agama 4" (2019). Buku ini tidak hanya memberikan wawasan teologis mendalam, tetapi juga membantu merenungkan tentang pentingnya pemahaman dan perbaikan hubungan antaragama dalam konteks pluralisme modern.
Tatanan kehidupan manusia terbagi bagi ke dalam berbagai kelompok menurut kelas sosial ras etnis keyakinan dan berbagai penggolongan lainnya yang menimbulkan beragam masalah Terjadi realitas ketika satu kelompok yang memiliki kuasa atau kekuatan berlebih menindas dan berhasrat untuk menguasai kelompok lain yang lebih inferior atau lemah serta tidak dapat berbuat apa apa Berbagai konflik pernah dan kerap terjadi di tengah masyarakat Indonesia Salah satunya adalah konflik agama yang sampai kini masih saja terus menghantui kehidupan dan kerukunan hubungan antarpemeluk agama Ketidakpahaman mengenai ajaran atau kurangnya wawasan terhadap agama lain sering kali memicu konflik antaragama
| Jumlah Halaman | 263 |
|---|---|
| Kategori | Agama |
| Penerbit | BPK Gunung Mulia |
| Tahun Terbit | 2023 |
| ISBN | 978-623-415-136-7 |
| eISBN | 978-623-415-298-2 |